Lombok Timur - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Semeton UMKM Lombok Timur menyatakan kesiapan menjadi pemasok bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Timur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Komoditas yang disiapkan meliputi beras, sayur-mayur, telur, daging, hingga ikan yang dipasok langsung dari petani, peternak, dan nelayan lokal.
Koordinator Semeton UMKM Lombok Timur mengatakan konsolidasi dilakukan untuk menyatukan kekuatan para pelaku UMKM agar mampu memenuhi kebutuhan SPPG, baik dari sisi jumlah maupun kualitas bahan baku.
"Kami siap menyuplai bahan segar secara konsisten, mulai dari beras, sayur-mayur, telur, daging hingga ikan. Ini bukan sekadar transaksi bisnis, tetapi menjadi momentum bagi UMKM lokal untuk naik kelas sekaligus berkontribusi terhadap pemenuhan gizi generasi penerus," ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut difokuskan pada tiga aspek utama, yakni memastikan standar mutu dan keamanan pangan, menjaga keberlanjutan pasokan harian, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, dan pelaku usaha lokal.
Semeton UMKM juga akan memetakan pola panen dan distribusi komoditas agar kebutuhan bahan baku SPPG tetap terpenuhi dan tidak mengalami kekurangan.
Selain menjamin ketersediaan bahan pangan, kemitraan ini dinilai mampu memangkas rantai distribusi sehingga harga di tingkat produsen menjadi lebih kompetitif. Di sisi lain, pengelola program MBG juga memperoleh kepastian pasokan dengan biaya distribusi yang lebih efisien.
Melalui kerja sama tersebut, Semeton UMKM berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Lombok Timur.
