KSB Sabet 15 Golden Ticket PORWANAS 2027
Sumbawa Barat – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadi salah satu penyumbang atlet terbanyak bagi kontingen PWI Nusa Tenggara Barat menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS) 2027 di Provinsi Lampung. Dari hasil seleksi PORWADA NTB 2026, PWI KSB berhasil mengamankan 15 golden ticket yang diraih oleh 12 atlet.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan KSB sebagai salah satu kekuatan utama olahraga wartawan di NTB. Tidak hanya meloloskan atlet dalam jumlah besar, beberapa wakil KSB juga dipercaya memperkuat kontingen NTB di dua cabang olahraga sekaligus.
Hasil seleksi diumumkan Panitia PORWADA PWI NTB setelah seluruh rangkaian pertandingan yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di Kota Mataram berakhir. Sebanyak 176 atlet dan ofisial dari delapan PWI kabupaten/kota serta PWI Provinsi NTB ambil bagian dalam 14 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Dari seleksi tersebut, PWI KSB meloloskan Hendra Ardiansyah (tenis meja), Unang Silatang (badminton), Ardianto (catur), Imam Taufik (catur), Khairil W. Zakariah (domino), Abdul Rozak (domino), Khairuddin (jurnalistik dan fotografi), Ishak (futsal dan sepak bola mini), Joni Ade Pratama (futsal dan sepak bola mini), Ibrahim (esport), Sutan Zaitul Ikhlas (karaoke), serta Erlina Azizah yang mewakili IKWI pada cabang karaoke.
Adapun Ishak, Joni Ade Pratama, dan Khairuddin menjadi atlet yang dipercaya tampil di dua nomor pertandingan. Kepercayaan tersebut membuat total tiket yang diamankan PWI KSB mencapai 15 golden ticket.
Ketua PWI KSB, Khairil W. Zakariah, menyebut hasil tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan organisasi secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan meloloskan 12 atlet membuktikan kualitas wartawan KSB mampu bersaing di tingkat provinsi.
"Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil seleksi ini. Sebanyak 12 atlet PWI KSB dipercaya memperkuat kontingen PWI NTB menuju PORWANAS 2027 di Lampung. Ini menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus membuktikan bahwa atlet-atlet KSB memiliki kualitas dan mampu bersaing di tingkat provinsi," kata Khairil, belum lama ini.
Khairil mengatakan, pencapaian tersebut bukan semata-mata soal banyaknya atlet yang lolos seleksi. Lebih dari itu, hasil PORWADA menjadi indikator bahwa pembinaan yang dijalankan PWI KSB berada di jalur yang tepat.
Menurut dia, hampir seluruh cabang olahraga yang diikuti mampu menyumbangkan wakil untuk memperkuat NTB di PORWANAS. Hal itu menjadi modal penting menghadapi persaingan yang dipastikan lebih ketat di tingkat nasional.
"Kami bersyukur karena hampir di setiap cabang olahraga yang kami ikuti mampu memberikan kontribusi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk mempersiapkan atlet lebih matang lagi sehingga di PORWANAS nanti mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi mampu membawa nama baik NTB sekaligus mengharumkan Kabupaten Sumbawa Barat melalui prestasi," ujarnya.
Meski hasil seleksi telah diumumkan, PWI KSB memilih tidak berpuas diri. Organisasi itu memastikan pembinaan atlet tetap berjalan sembari menunggu program pemusatan latihan dari PWI NTB.
Program pembinaan akan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, penguatan mental bertanding, dan menjaga kebugaran fisik agar para atlet tetap berada dalam performa terbaik hingga PORWANAS digelar pada April 2027 di Lampung.
"Kami tidak ingin hanya berbangga karena banyak atlet yang lolos seleksi. Target kami berikutnya adalah prestasi di tingkat nasional. Karena itu pembinaan akan terus kami lakukan sejak sekarang sambil menunggu program latihan bersama dari PWI NTB. Harapannya, atlet-atlet KSB yang memperkuat kontingen NTB benar-benar siap bersaing dan mampu menyumbangkan medali di PORWANAS Lampung," tegas Khairil.






